Archive Pages Design$type=blogging

Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah

Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah

Kisah ini bermula ketika Thariq As-Shaidani datang dan berbicara tiba-tiba pada saat gerombolan orang musyrik berkumpul di rumah Abu Jahal. "Betapa mudahnya membunuh Muhammad seandainya kalian sepakat dengan omonganku."
Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah

Sorot mata orang-orang tertuju pada Thariq. Penasaran dengan gagasan muslihat pemuda satu ini.

"Muhammad tengah bersandar di dinding Ka'bah. Kalau saja salah seorang dari kita pergi membawa batu besar lalu melemparkannya dari atas Ka'bah, Muhammad pasti tewas seketika," papar Thariq.

Syihab, salah satu peserta dalam persekongkolan jahat itu pun berdiri dan berucap, "Jika kalian mengizinkan, pasti aku akan membinasakan Muhammad."

Syihab beraksi. Ia naik ke atas Ka'bah sambil membawa batu yang sangat besar yang lantas ia hempaskan ke bawah tepat ke arah tubuh dan kepala Rasulullah SAW.

"Blek!"
Dalam kitab Al-Aqthâf ad-Daniyyah fî Mawâ'idlil Ushfûriyyah dijelaskan, batu tersebut tak langsung terjun ke tanah. Tiba-tiba saja benda berat itu menjauh dari dinding Ka'bah dan tertahan di udara. Baru setelah Rasulullah bangkit dari lokasi sandarnya, batu itu patuh pada hukum gravitasi bumi, jatuh lalu menggelinding ke tempat asalnya.

Syihab yang menyaksikan peristiwa ajaib itu hanya bisa melongo. Nyaris tak percaya dengan kejadian di depan matanya. Seketika ia turun dari atas Ka'bah lalu menghampiri manusia suci itu. Rasulullah tidak marah, bahkan menyambut hangat Syihab yang menyatakan diri masuk Islam. Thariq As-Shaidani, inisiator percobaan pembunuhan Nabi pun turut jadi muallaf, berikut kawan-kawannya yang lain.

Para anggota kelompok musyrikin Quraisy tersebut beruntung, kala hati mereka membatu dan dipenuhi kebencian terhadap Islam yang menawarkan peradaban luhur, ada mukjizat yang mampu melunakkan hati keras mereka. Persekongkolan jahat menjadi tak berkutik di depan fenomena menakjubkan di luar hukum alam dan batas kemampuan manusia.

Yang jauh lebih beruntung—dan tentu berat—sesungguhnya adalah mereka yang hidup di zaman modern tetapi mau beriman dan menempuh jalan Islam meski tanpa pernah bertatap muka dengan Nabi atau menyaksikan peristiwa adikodrati. 

Dikatakan berat karena di pundak mereka bertengger dua tanggung jawab sekaligus: konsisten terhadap keyakinan Islam dan menunjukkan Islam ke publik sebagai agama yang memang pantas dipeluk melalui sikap dan perilaku yang beradab. unik menggelitk
Name

Islami Kesehatan Kisah Korea Kuliner Lifestyle Misteri Pengetahuan Peristiwa Selebriti Teknologi Unik Wisata
false
ltr
item
Unik Menggelitik: Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah
Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah
Ketika Batu Besar Hampir Menghujam Kepala Rasulullah
https://3.bp.blogspot.com/-frUyYhdriYE/V3jJvphP9JI/AAAAAAAAFss/7v3U-fFMfT8yrGUOSD_bi6_kecF2TJRXACLcB/s640/Ketika%2BBatu%2BBesar%2BHampir%2BMenghujam%2BKepala%2BRasulullah.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-frUyYhdriYE/V3jJvphP9JI/AAAAAAAAFss/7v3U-fFMfT8yrGUOSD_bi6_kecF2TJRXACLcB/s72-c/Ketika%2BBatu%2BBesar%2BHampir%2BMenghujam%2BKepala%2BRasulullah.jpg
Unik Menggelitik
http://unikgeli.blogspot.com/2016/07/ketika-batu-besar-hampir-menghujam.html
http://unikgeli.blogspot.com/
http://unikgeli.blogspot.com/
http://unikgeli.blogspot.com/2016/07/ketika-batu-besar-hampir-menghujam.html
true
97024095622371214
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago